Pengantar Dari Mitra Kerja TUHAN Memberi Nur-NYA Pada Prof Juanda Sebagai dokter spesialis kandungan, sebenarnya antara saya dengan Prof Juanda mulai ada mitra kerja sejak tahun 2000, meskipun waktu itu kami belum pernah bertemu secara fisik karena kesibukan masing-masing. Setelah diusahakan, pertemuan silaturahmi kami, baru berlangsung pada hari Rabu, 23 Nopember 2005 di tempat praktek saya di Rumah Bersalin Tebet Barat Raya No 9, Jakarta Selatan. Jadi dalam beberapa waktu, hubungan kerja kami dalam hal menangani pasien hanya berdasarkan referensi.
Sudah banyak pasien beliau yang direferensi berobat kepada saya. Demikian pula sebaliknya, saya memberi referensi kepada pasien saya untuk berobat kepada beliau. Dar 15 orang pasien saya yang mengalami gangguan kandungan karena TORCH-Toxo, rubella, CMV dan Herpes, lalu saya referensi berobat pada Prof Juanda, 14 orang di antaranya berhasil, dan hanya satu orang yang gagal. Berdasarkan fakta dan data tersebut, sudah barang tentu kita harus mengakui bahwasanya apa yang ditemukan oleh beliau adalah sesuatu yang memiliki nilai dan harga yang sangat mahal. Mengapa saya katakan demikian? Tentu saya punya beberapa alasan. Pertama. Banyak kasus ibu hamil yang diakibatkan oleh TORCH ketika ditangani oleh dokter kandungan dengan resep obat-obatan yang bermacam-macam, seperti Isoprinocine, reopomicine, spiradan, valtrex, axiclovire, simeven dan lainnya, namun tidak mendapatkan hasil sebagaimana yang diharapkan oleh pasien. Kedua. Saya ini adalah orang yang tidak mau munafik sehingga saya mengakui berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Saya tidak menyalahkan teori, namun teori-teori yang ada itu kita harus buktikan berdasarkan fakta dan data yang akurat. Nah, apa yang ditemnukan oleh Prof Juanda adalah sesuatu yang nyata dan dibuktikan dengan fakta dan data yang akurat. Haruskah kita ingkari sesuatu yang nyata dan terbukti kebenarannya? Sekali lagi ingin saya tegaskan bahwa saya tidak mau munafik dan saya setuju 100% dengan Prof Juanda, jadi kita harus berani. Ketiga. Apa yang ditemukan oleh beliau tidak terlepas dari Kehendak Tuhan. Jadi Tuhan memberi Nur ini melalui beliau setelah melalui proses yang panjang, melelahkan dan membutuhkan kesabaran dan ketabahan yang sungguh luar biasa. Betapa tidak? Ujian-ujian Tuhan selama masa 5 tahun, istri tercinta beliau mengalami keguguran 4 kali akibat TORCH. Nah rupanya Tuhan Maha Adil, melalui ujian-ujian tersebut Tuhan memberikan Nur-NYA kepada Prof Juanda. NUR Tuhan berupa formula obat ramuan herbal Aquatreat Therapy yang dianugrahkan kepada Prof Juanda sebagaimana disebutkan di atas, sudah melalui proses penelitian selama masa 3 tahun. Obat ini juga sudah diperiksa di Laboratorium Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia untuk menentukan toksisitas akut (LD50) formula obat ramuan herbal Aquatreat Therapy pada tikus putih. Berdasarkan pengamatan terhadap 20 ekor tikus putih yang diteliti sebagai hewan coba, didekapitasi dan dilakukan pemeriksaan makroskopis. Ternyata analisis statistik yang dilakukan menurut metode Thempson Weil menunjukkan batas kepercayaan hingga 95%. Kemudian, pada akhir observasi hewan coba dibunuh dengan cara dekapitasi. Ternyata hasil otopsi tidak ditemukan adanya kelainan pada seluruh organ dalam tubuh hewan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, bisa disimpulkan bahwa formula obat ramuan herbal Aquatreat Therapy ini tidak menimbulkan efek samping pada pasien yang meminumnya. Hingga saat ini sudah ribuan pasien-pasien beliau yang berhasil di seluruh Indonesia. Selain membuka praktek di Bogor sebagai kantor pusat, beliau juga sudah membuka praktek di beberapa propinsi seperti Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Batam, Padang, Samarinda, Pekanbaru dan akan menyusul di propinsi lainnya. Kesan saya pada beliau, Prof Juanda orangnya tidak sombong. Saya sarankan beliau agar membuka praktek kerjasama dengan dokter kandungan, dokter anak, dan dokter-dokter lainnya yang terkait. Selamat bertugas Prof Juanda, semoga NUR Tuhan ini lebih bermanfaat dan mendapat limpahan berkat dari Tuhan. Amin Jakarta Nopember 2005 Dr. JJ. Sapulete SP.OG |
|
|
Semoga Bermanfaat dan Barokah
By: Mas Jujur () on 22-03-2008 19:40