Beranda arrow Kesaksian arrow Mataku.., bisa melihat kembali
Newsflash
JADWAL PRAKTIK
AQUATREAT 2012
 
 
Read more...
 
Menu Utama
Beranda
INFO Torch
News
Kesaksian
Jadwal Praktik
Kontak Kami
Menu Religi
Buletin Tarbiyah
Dakwah
Komentar Terbaru
Epilepsi, Bagaimana Jalan...
Operasi
Adik saya usia 5 tahun pernah jatuh...
30/01/12 03:49 Selengkapnya...
Oleh: Ephron

Jadwal Praktik 2012
lahir tanpa tempurung kepala
ass.. nanya pak, ada nggak hubungannya...
27/01/12 22:22 Selengkapnya...
Oleh: anggraini marsyal

Jadwal Praktik 2012
telah ada di Semarang
Terima kasih telah membuka praktek di...
23/01/12 21:47 Selengkapnya...
Oleh: Heri Stiyawan

9 Tahun Menanti Buah Hati
pertanyaan tentang epilepsi
Assalmualikum Ir.H.A. Juanda saya...
23/01/12 01:21 Selengkapnya...
Oleh: Ahmad Hanif

Dokter Memvonis Aku,...Tak...
semangat buat ibu
Allahuakbar..... ibu sungguh tegar...
18/11/11 22:28 Selengkapnya...
Oleh: arisna_kalimantan

Jadwal Terbaru
No events
Mataku.., bisa melihat kembali PDF Print E-mail
Thursday, 28 February 2008
 

Moch Azhar Arief

MATAKU YANG BUTA BISA MELIHAT KEMBALI

Sejak kecil aku mengalami gangguan syaraf mata. Mata kiriku buta, dan mata kananku dapat berfungsi meski yang kulihat ada titik - titik hitam. Kepalaku sering pusing, dan selalu mimisan. Selain itu aku juga mudah lelah, dan saat sakit flu bisa berkepanjangan dan tidak bisa bangun. Tidak kukira ternyata penyebab penyakitku adalah Toxo, Rubela, CMV (TORCH) melalui pengobatan Pak Juanda, akhirnya aku bisa melihat normal.

Sejak anak-anak, kata orang mataku juling. Namun aku tidak memahami, karena sejak kecil, aku melihat dengan pandangan yang sama. Fungsi mata yang kumiliki, seperti yang kurasakan, yakni mata kananku memandang dengan tampilan titik-titik hitam, sementara mataku yang kiri error, tak bisa melihat. Aku mengira kondisi penglihatan seperti itu normal dimiliki setiap orang. Keheranan baru muncul, saat aku naik sepeda dengan teman-teman. Aku selalu bertanya, “ Apa kamu bisa melihat dengan mata kiri?” Temanku menjawab, “Bisa.” Sesaat aku berpikir, kalau begitu mata dia lebih baik dari mata saya.

 

Aku mulai berpikir dan bertanya-tanya, apa benar ini karena mataku juling, seperti yang dikatakan oleh teman-teman?  Waktu itu aku sudah duduk di sekolah dasar. Aku mulai melihat dengan ketelitian penuh. Andai fokus ada di depan, aku merasa bisa melihat dengan mata kanan, namun kalau kami bercakap-cakap, teman ngobrolku selalu mengatakan pandangan mataku tak pernah focus ke arahnya, malah dikira aku ngobrol dengan orang lain.

Dalam hati aku bingung sendiri, karena sejak kecil, atau mungkin sejak aku dilahirkan, aku memiliki fungsi mata seperti itu, jadi aku tidak tahu bentuk fungsi mata yang utuh dan normal. Yang pasti, sejak teman- teman mulai heran, aku mulai bertanya tentang fungsi mataku, aku mulai minta dibawa ke dokter untuk periksa mata.

Sekilas ibuku pernah bercerita, dulu ketika aku kecil, aku berkelahi, dan aku dipukul oleh tetanggaku. Ibu mengira pukulan itu menyebabkan kerusakan pada syaraf mataku.

Tak lama setelah aku lulus SD,  Bapak meluluskan permintaanku untuk ke dokter. Sore itu Bapak membawaku ke dokter umum, dokter memeriksa mataku, lalu ia memberi obat-obatan yang harus kuminum. Namun sampai obat habis, mataku tak pernah berubah.

Selanjutnya Bapak membawaku ke dokter spesialis mata. Di ruang prakteknya, dokter memeriksaku dengan amat teliti. Ada peralatan khusus yang ditaruh di mataku, dokter menaruh alat yang mengarah pada pemeriksaan fungsi mataku yang kiri dan yang kanan. Dokter menuturkan, bahwa dari pengalamannya, kasus yang terjadi padaku adalah karena virus. Retina mataku sudah rusak. Dokter menyarankan aku ke laboratorium untuk uji darah.

Vonis dokter pada saat aku duduk di SMP kelas II, sungguh mengejutkan. Mata kiriku sulit untuk disembuhkan, tak ada obat yang dapat mengembalikan fungsi mataku seperti anak-anak normal yang lain. Bapak sudah menyerah, karena Bapak tidak punya biaya lebih untuk mengobatiku secara medis.

SELALU MIMISAN DAN VERTIGO

Ada kekecewaan yang melekat di batinku, karena pengobatan mataku harus terhenti oleh keterbatasan dana. Bapak sudah menyerah, karena dokter tidak memberi harapan untuk sembuh. Dalam pada itu, aku terus menerus mimisan,  pembuluh darah di hidungku pecah, dan darah mengucur tak henti. Ibu biasanya yang mencarikan daun sirih untuk menyumbat pendarahan.

Namun seringkali mimisan ini terjadi saat aku tidur, saat terjaga kurasakan darah sudah mengucur dan membanjiri bantalku. Tak dapat diprediksi saat-saat aku akan mimisan. Tiba - tiba saja mimisan terjadi tanpa sebab-sebab yang pasti. Sekali mimisan akan terus berulang. Ditambah lagi serangan rasa pusing saat menjelang tidur.

Kurasakan dunia berputar, menghempaskan aku. Bahkan dalam tidur, aku merasa diputar-putar. Kejadian seperti ini seringkali kurasakan. Di jalan raya saat keramaian tiba-tiba aku bisa vertigo, atau saat membaca, rasa pusing bisa tiba-tiba menyergap.

Mimpi yang selalu mengganggu adalah  aku merasa sangat kecil, tapi penglihatanku besar. Mimpi ini seringkali berulang. Ya... kurasakan diriku kecil, seperti diputar lalu yang kulihat semua menjadi besar. Benda-benda, lemari, TV, kursi dan lain-lain, semua  kulihat sangat besar.

Setelah memutuskan tidak mungkin lagi berkonsultasi ke dokter, Bapak menyuruhku ke ahli pijat. Aku pergi ke Semarang melakukan pijat untuk menghidupkan syaraf mata.  Namun semua tidak berkelanjutan dengan rutin, aku hanya berobat ke sana-sini tak menentu sampai lulus SMA.

Semasa SMA aku telah berjuang keras agar dapat mengikuti pelajaran. Prestasiku tidak buruk benar, karena masih mampu masuk dalam 10 besar di kelasku. Peranan ibu dalam menunjang prestasiku harus kuhargai. Setiap hari ibu memasak dengan pilihan makanan bergizi, menyertakan wortel agar mataku sembuh. Usaha ibu untuk membuatku sembuh tidak berhasil, karena yang mengidap di tubuhku adalah virus toxo.

PENGOBATAN ALTERNATIF DI TVRI

Lulus SMA aku masuk program D1 komputer. Suatu pagi kakakku melihat acara TVRI yang menyajikan pengobatan alternatif. Waktu itu yang tampil di layar TV Semarang adalah Bu Bambang. Kakakku memusatkan seluruh perhatian pada penjelasan Bu Bambang tentang toxo. Selama ini yang ada dalam pikiran keluargaku toxo tak bisa disembuhkan. Tak ada obat paten untuk toxo. Bahkan di rumah sakit Karyadi, aku jelas-jelas mendengar bahwa toxo tak ada obatnya.

Setelah acara TV berakhir, kakakku mencatat alamat spesialis TORCH Pak Juanda di Jl Sidikan No 18 Yogyakarta. Kebetulan hari Sabtu dan Minggu aku libur, dan aku meluncur ke Yogyakarta dari Semarang di antar oleh seorang teman. Sayangnya hari itu Pak Juanda tidak praktek. Jadwal prakteknya adalah minggu pertama setiap bulan.

Aku datang ke Yogyakarta tanggal 7 Mei 2005. Waktu itu aku hanya bertemu asistennya, yaitu Bu Bambang. Dari Bu Bambang aku mendapat informasi yang luas tentang TORCH. Kemudian aku disarankan membeli obat ramuan Aquatreat Therapy Pak Juanda, yang sudah tersedia dalam kemasan botol.

Aku mulai mengonsumsi Aquatreat Therapy. Setiap bulan aku diantar teman naik motor untuk membeli obat, Kusempatkan untuk datang pada saat Pak Juanda praktek guna mendengar informasinya. Tiga bulan setelah minum Aquatreat Therapy, aku merasa tubuhkku semakin bugar, kondisi kesehatanku semakin baik. Mimisanku berhenti sama sekali. Mataku terasa jauh lebih baik.

Mata kanan yang melihat adanya titik titik hitam, lenyap. Samar-samar mata kiriku mulai mampu menangkap bayangan, mataku  jadi berfungsi, karena sekarang aku dapat melihat dengan fokus. Dengan kepercayaan yang penuh aku dapat sembuh. Tuhan mendengar doaku, aku ingin sembuh, memiliki mata normal seperti teman-temanku.

Aku bersyukur  kepada Allah. Kini aku sudah bekerja di bidang komputer, aku perlu sehat untuk meniti karir. Setiap kesempatan aku masih datang ke klinik Pak Juanda di Yogyakarta. Sesekali aku diundang untuk mengisi acara kesaksian di TVRI. Aku senang dapat membagi pengalamanku kepada pemirsa. Mudah-mudahan mereka yang terkena kasus penyakit serupa dapat memperoleh solusinya [AJ]

   
Kirim ke teman
Artikel yang berhubungan

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 

Display 2 of 2 comments

alamat dan nomor telepon

By: firdy () on 03-10-2009 03:44

alamat dan nomor telepon

By: firdy ( IP 114.59.29.12) on 03-10-2009 03:44

Maaf pak, nomor telepon yg di jogja brapa?? 
saya sudah telepon yg di Bogor salah, bukan tempat pengobatan melainkan telepon rumah tangga. 
 
Tolong informasi alamat lengkap yang di Bogor serta nomor telpon nya yang benar 
 
terima kasih.

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 1 replie(s)

penyakit yg bisa disembuhkan

By: firdy () on 25-09-2009 07:59

penyakit yg bisa disembuhkan

By: firdy ( IP 114.58.72.241) on 25-09-2009 07:59

Numpang tanya pak,  
 
kalau penyakit selain dari TOXO, kebutaan yg disebabkan oleh TUMOR yg berada di daerah dalam tengkorak pipi (daerah sekitar penyakit sinus/ mimisan).  
 
Apakah bisa mengikuti therapy??

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 1 replie(s)

Display 2 of 2 comments



Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
FXU         8YR      
  L    I    D     CLB
N7H   BWA   56H      
  Q    C    9 L   LRM
JS2         MKF      
   
   



mXcomment 1.0.6 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >