|
Faktor Penyebab Keguguran Kandungan Pertanyaan : 085241648XXX Ibu Dokter Andi Yulia yang terhormat. Saya menikah tujuh bulan yang lalu dan sempat hamil. Tapi pada usia tiga bulan keguguran dan waktu keguguran tidak melakukan terapi hanya berjalan begitu saja. Pada waktu keguguran banyak darah putih keluar dan rasanya gatal sekali tapi saya biarkan saja tanpa ada pemeriksaan khusus. Yang saya tanyakan apa yang saya alami itu adalah hal biasa dan tidak berdampak buruk pada kandungan saya ?. terima kasih dokter..
Jawaban : Keguguran dalam istilah medis lebih dikenal dengan abortus. Istilah ini menunjukan pengeluaran hasil konsepsi/ pembuahan sebelum umur kehamilan 20 minggu atau berat badan kurang dari 500 gram. Proses abortus dapat berlangsung spontan atau buatan . Abortus spontan disebabkan banyak faktor yaitu : 1. Faktor ibu (Trauma dan penyakit-penyakit pada ibu : infeksi, hipertiroid, diabetes melitus , perokok, konsumsi alkohol dan obat-obatan ) 2. Faktor janin ( kelainan kromosom ) 3. Faktor lingkungan ( polutan, radiasi )
Berdasarkan faktor ibu yang paling sering menyebabkan abortus adalah infeksi. Sesuai dengan keluhan yang ibu alami kemungkinan penyebab terjadinya abortus adalah infeksi pada alat genital. Tapi bisa saja juga dipengaruhi oleh faktor- faktor yang lain. Infeksi pada vagina/vaginitis pada kehamilan sangat berhubungan dengan terjadinya abortus atau partus sebelum waktunya. Macam-macam infeksi pada vagina , yaitu : 1. Infeksi vagina akibat bakteri / Bacterial vaginosis. Disebabkan karena tidak seimbangnya ekosistem bakteri pada vagina. Biasanya ditandai dengan adanya keputihan yang encer dan berbau busuk / amis. 2. Infeksi vagina akibat trikomonas / Trichomonas vaginitis. Disebabkan oleh parasit yang berflagela yaitu trikhomonas. Keputihan yang ditimbulkan sangat banyak, purulen, berbau busuk dan disertai rasa gatal. 3. Infeksi vulva dan vagina akibat jamur/Vulvovaginal candidiasis. Penyebabnya candida albicans yang merupakan 85 – 90 persen infeksi jamur di vagina. Faktor predisposisinya adalah penggunaan antibiotik pada kehamilan dan diabetes melitus . Keputihan yang terjadi sangat khas seperti bubuk keju dan sangat gatal. Bila perjalanan penyakitnya kronik dapat menyebabkan rasa nyeri dan panas. 4. Infeksi akibat proses peradangan pada vagina/Inflammatory vaginitis. Penyebab pasti belum diketahui. Gejala yang ditimbulkan keputihan yang banyak, purulen dan menimbulkan gejala iritasi/ panas pada vulva dan vagina disertai nyeri panggul. Mengingat banyaknya faktor yang menyebabkan terjadinya abortus, maka sebaiknya ibu memeriksakan diri agar dapat diketahui secara pasti penyebab abortus pada ibu sehingga mendapat pengobatan yang tepat agar tidak terjadi abortus yang berulang pada kehamilan berikutnya. Semoga bermanfaat (*) Sumber : http://www.kendaripos.co.id |