Sekitar tahun 1996 lalu aku sering merasakan pusing kepala yang teramat sangat. Kalau pas kumat, kepala ini sepertinya mau pecah dan rasanya sangat ngliyer, sakit sekali.
Aku nama komplitnya Bambang Teguh Supriyanto, pekerjaan sehari-hari sebagai wiraswasta. Dan istriku bernama Ratriningtyas, bekerja di salah satu cabang usaha ASTRA Grup di Magelang, Jawa Tengah. Setiap kali aku kumat, karena ketidaktahuanku penyakit apa yang sebenarnya menyerang kepalaku, aku hanya membeli obat sakit kepala biasa yang dijual di toko-toko sekitar rumahku.
Anakku...Hidrosepalus
Tri Pujiastuti dan Budi Waluyo
Anakku Meninggal Karena Hidrosepalus
Ibu Tri Pujiastuti dari Dongkelan, Jl Bantul, Jogjakarta mempunyai bayi pertama merupakan kebahagiaan yang tiada taranya. Ini dikarenakan semenjak pernikahannya dengan Budi Waluyo, tiga bulan kemudian langsung mengandung. Sembilan bulan kemudian lahirlah anak pertama dengan nama Muhammad Isa Ghozi. Sejak lahir Ghozi tampak normal-normal saja, sepertinya tidak ada kelainan pada dirinya.
...Membuatku Punya Anak
Wenny Elvita dan Didik Supriyadi
Pengobatan Alternatif Membuatku Punya Anak
Nama lengkapku adalah Wenny Elvita, seorang karyawati Bank LIPPO, Solo, resmi menjadi istri mas Didik Supriyadi (32), yang sehari-hari sebagai seorang karyawan di Solo.
Setelah sembilan bulan, pernikahan kemudian aku dinyatakan hamil oleh dokter, betapa bahagiannya waktu itu. Seluruh keluargaku maupun keluarga mas Didik juga menyambut gembira mendengar berita ini. Ini berarti tidak lama lagi kedua orang tuaku sudah bisa menyandang gelar ‘simbah’. Suatu panggilan yang sudah diidam-idamkan selama ini.
Mata Kabur Terserang Virus Toxo
Titut Wisma Rudatin
Mata Kabur Terserang Virus Toxo
Bekerja jauh dan harus nglajo menjadi problem tersendiri bagiku, apalagi meskipun aku (nama lengkapku adalah Titut Wisma Rudatin, umur 40 tahun saat ini mengajar di SMK 6 Jogjakarta) pada waktu itu sekitar tahun 1994 – 2000 tiap hari harus naik bis PP Jogja – Purworejo. Belum sempat untuk mengajar, sering badanku sudah capai duluan, padahal mengajar di sekolah lanjutan atas membutuhkan banyak energi dan pikiran. Namun aku malah kadang sudah tidak mood lagi, apalagi kalau dari rumah sudah membawa masalah keluarga. Dari inilah sepertinya penyakitku mulai menyerang tubuhku.
Aku tidak epilepsi lagi
Aku Sudah Tidak Epilepsi Lagi
Waktu itu aku sekitar umur lima tahun, pernah jatuh ketika sedang mengejar kucing, kebetulan setiap harinya aku selalu bermain dengan kucing kesayanganku. Jatuhnya dari beteng yang tingginya lumayan juga, kebetulan jatuhnya kepala dulu (Jw. Nyungsep), namun setelah aku jatuh hari hari berikutnya tidak ada tanda-tanda akibat dari jatuhnya tersebut. Malahan waktu sudah berjalan hingga delapan tahun lamanya tidak pernah terjadi apa-apa.