Infeksi Cytomegalovirus, Bisa Ringan Bisa Mematikan
KIRANA, bayi mungil berusia tiga bulan menderita sakit yang memprihatinkan. Tubuhnya demam, kulitnya berbintik-bintik merah, dan mengalami diare berkepanjangan disertai kejang perut. Kirana merintih dan menangis saat mengeluarkan kotoran berupa lendir dan darah. Diagnosis dokter, Kirana terkena infeksi cytomegalovirus (CMV). Keluarganya khawatir, virus akan menyerang otak sehingga mengganggu perkembangan mental bayi itu.
Menepuk air di dulang, tepercik muka sendiri. Karena itu dapat dimaklumi betapa sulitnya menemukan seseorang yang secara dini mau mengakui dirinya mengidap penyakit menular seksual, bahkan kepada dokter. Kecuali kalau sudah kepepet. Sikap demikian mestinya dibuang jauh-jauh bila menyangkut penyakit herpes genitalis alias dhompo. Kalau tidak, pada gilirannya bisa menghancurkan masa depan anak yang lahir dari orangtua pengidap, akibat cacat yang diderita.
Hamil anggur atau yang dalam dunia kedokteran dikenal sebagai mola hidatidosa adalah suatu kehamilan yang berkembang tidak wajar. Di dalam rahim tidak ditemukan janin, melainkan jaringan berbentuk gelembung-gelembung seperti buah anggur yang berisi cairan.